layanankerjasama@uinkhas.ac.id (0331) 487550

Menjajaki Kolaborasi, International Office UIN KHAS Jember dan BTPN Syariah adakan Rapat Pembahasan Rancangan Kerja Sama

Home >Berita >Menjajaki Kolaborasi, International Office UIN KHAS Jember dan BTPN Syariah adakan Rapat Pembahasan Rancangan Kerja Sama
Diposting : Rabu, 29 May 2024, 19:01:21 | Dilihat : 152 kali
Menjajaki Kolaborasi, International Office UIN KHAS Jember dan BTPN Syariah adakan Rapat Pembahasan Rancangan Kerja Sama


International Office – Universitas Islam Negeri Kiai Haji Achmad Siddiq (UIN KHAS) Jember melalui pusat layanan kerjasama dan international office melaksanakan rapat bersama pembahasan rancangan kerja sama dengan Bank BTPN Syariah pada hari Senin, tanggal 27 Mei 2024 secara online melalui online conference Microsoft Teams.

Hadir dalam kegiatan mewakili Bank BTPN Syariah Bapak Bambang Sutiyono, Ibu Lestari Katharitika, Ibu Siti Nur Halimah, dan tim. Sedangkan UIN KHAS Jember diwakili oleh tim international office yang dikepalai oleh Dr. Fathor Rosyid, S.Sos., M.Si. dan tim unit pengembangan karir yang dikepalai Dr. Rusydi Baya'gub, M.Pd.I.

Bambang Sutiyono, partnership BTPN Syariah, dalam sambutannya menyatakan BTPN Syariah sangat senang dapat berkomunikasi dengan UIN KHAS Jember untuk memulai kerjasama yang dapat bermanfaat bagi kedua belah pihak. BTPN Syariah, sesuai dengan misinya "Together, we create opportunities for growth and a more meaningful life," sangat mendukung terjadinya kerjasama yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan hidup banyak orang. Khususnya di wilayah Tapal Kuda, UIN KHAS Jember adalah partner yang strategis. Sebagai universitas dengan latar belakang Islam dan berstatus Negeri, UIN KHAS Jember memiliki potensi besar untuk membantu BTPN Syariah dalam melayani masyarakat Tapal Kuda dalam hal perbankan syariah, menggabungkan kekuatan keduanya untuk mencapai tujuan bersama dalam meningkatkan kesejahteraan sosial dan ekonomi di daerah tersebut.

Dr. Fathor, kepala international office UIN KHAS Jember, dalam sambutannya menyatakan bahwa UIN KHAS Jember siap berkolaborasi dengan BTPN Syariah di bidang TRI DHARMA Perguruan Tinggi. Sesuai amanat Rektor guna mencapai dasa cita universitas, UIN KHAS Jember membuka pintu kolaborasi seluas-luasnya bagi lembaga-lembaga yang sama-sama ingin maju bersama. UIN KHAS Jember sendiri sebagai universitas keagamaan Islam negeri memiliki kewajiban untuk melaksanakan TRI DHARMA Perguruan Tinggi, dan di setiap bidangnya UIN KHAS Jember dapat melaksanakannya dengan berkolaborasi, contohnya di bidang pendidikan ada perluang magang, penelitian ada peluang riset bersama, dan pengabdian kepada masyarakat ada peluang pengabdian bersama.

Lestari Katharitika, partnership BTPN Syariah, dalam sambutannya menyatakan bahwa Bank BTPN Syariah menawarkan beragam bentuk kerjasama, salah satunya adalah program magang. Mahasiswa yang mengikuti program ini dapat mengkonversinya menjadi mata kuliah dengan bobot sebesar 20 SKS sesuai kurikulum merdeka belajar. Program ini juga memungkinkan untuk dapat dilaksanakan dengan skema lain. Melalui program ini mahasiswa akan mendapatkan pelatihan, mentoring, hingga ilmu yang bermanfaat terkait pemberdayaan masyarakat yang melakukan kewirausahaan ultramikro. Mahasiswa juga akan diajarkan dan dilatih di lapangan untuk membantu masyarakat yang berwirausaha, sehingga program ini akan menguntungkan masyarakat dan memberikan ilmu bagi mahasiswa itu sendiri. Selain itu, mahasiswa yang mengikuti program ini memiliki kesempatan untuk menjadi partner BTPN Syariah ketika lulus nantinya, atau menjadi karyawan BTPN Syariah melalui program penerimaan.

Dr. Rusydi, kepala unit pengembangan karir UIN KHAS Jember, dalam sambutannya menyatakan bahwa UIN KHAS Jember dan BTPN Syariah sebenarnya sudah pernah melaksanakan kerjasama setiap tahunnya, terakhir adalah kerjasama penerimaan karyawan BTPN Syariah dari alumni UIN KHAS Jember pada tahun lalu. Tentu UIN KHAS Jember merasa senang dapat melaksanakan kerjasama lagi, terutama yang dapat meningkatkan kualitas pelayanan dan pengabdian kepada negara oleh kedua lembaga.

Kegiatan diakhiri dengan mengkaji draft MoU dan PKS secara bersama lalu pembacaan Do'a, dan penutup.

(Penulis: NEA, Editor: MA/MDA).

 

;